Kuliner

Bupati Labuhanbatu dr Hj Maya Hasmita Sp.O.G.MKM, Menegaskan Tentang MBG Menjaga Mutu Lebih baik, Sesuai Nama Makanan Bergizi

Keterangan fhoto : Bupati Labuhanbatu dr Hj Maya Hasmita, Sp.O.G.MKM bersama Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si,Dandim 0209/LB: Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P.

R.Prapat.Gelorakyat-News.Com

Bupati Labuhanbatu dr Hj Maya Hasmita Saat menghadiri Grand Opening dan buka puasa bersama SPPG menegaskan pentingnya peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)  menjaga mutu dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Labuhanbatu, disampaikan di Soldengan 3 Yayasan Hasna Kuliner Putri di Jalan Martinus Lubis, Kelurahan Sibuaya, Minggu (23/2/2026).

Selain itu Bupati dr Hj.maya juga menekankan bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, khususnya pelajar, untuk itu Bupati  meminta seluruh jajaran SPPG, agar  memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar gizi, higienitas, dan distribusi tepat waktu,tegasnya.

“Mengingat Program ini sangat baik untuk tumbuh kembang anak serta meningkatkan konsentrasi belajar, Namun itu demua di siapkan dari kualitas makanan harus benar-benar terjaga, baik dari sisi gizi maupun kebersihan,” ujarnya.

Bupati maya  juga mengingatkan agar bahan makanan berasal dari sumber segar dan layak konsumsi serta diolah sesuai standar kesehatan, Pengawasan rutin, menurutnya, menjadi kunci agar tidak terjadi kelalaian dalam proses penyajian,pintaknya.

Menurut dr Hj Maya keberhasilan MBG bukan sekadar tersalurnya makanan, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan siswa, seperti meningkatnya kesehatan, energi, dan semangat belajar.

Dalam hal ini Bupati, mengapresiasi sinergi SPPG dan pihak sekolah serta berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan petugas gizi semakin kuat demi melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Harapan kita bersama  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan menyempurnakan pelaksanaan MBG agar manfaatnya semakin dirasakan dimasyarakat, khususnya generasi muda di daerah.

Pada kesempatan yang sama , Ketua SPPG Sioldengan 3 Hasnah Jaya Putri Siregar menyatakan dapur MBG yayasannya akan memprioritaskan hasil kebun masyarakat sekitar sebagai bahan baku.

“Kami akan tampung hasil kebun warga seperti timun hingga cabai. Jika belum mencukupi baru kami cari ke pasar, Mari manfaatkan pekarangan rumah menjadi kebun produktif,” ujarnya.

Begitu juga dengan, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Labuhanbatu, Prisilia Dinanti, juga  melaporkan bahwa dari 31 SPPG di daerah Labuhanbatu, sebanyak 29 dapur yang telah beroperasi per 24 Februari 2026.

Setiap dapur mempekerjakan sekitar 50 tenaga kerja dan melayani total 51.007 anak.

Acara tersebut  dihadiri sejumlah pejabat daerah, diantaranya yaitu Kapolres Labuhanbatu Wahyu Endrajaya, unsur Forkopimda, anggota DPRD Labuhanbatu dari berbagai fraksi, para kepala OPD, camat, lurah, serta undangan lainnya. (Moy).

Editor : Admin/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *