Bupati Labuhanbatu dr Hj Maya Hasmita,Sp.OG ,MK.M Mengingatkan Jangan anggap Pemeriksaan LKPD 2025 Adalah Pormalitas
keterangan fhoto :Bupati Labuhanbatu dr Hj Maya Hasmita didampingi Wakil Bupati Labuhanbatu H.Jamri .ST, saat manyambut kedatangan tim Audit dari tim BPK perwakilan Sumatera utara
R.Parapat.Gelorakyat_News.Com
Tahapan pemeriksaan terinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Labuhanbatu resmi dimulai, Tahapan ini ditandai dengan entry meeting antara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara dan jajaran pemerintah daerah, Pertemuan berlangsung di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (7/4/2026).
Tujuannya untuk titik proses audit mendalam terhadap pengelolaan anggaran daerah, yang mulai dari seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) diminta bersiap menghadapi pemeriksaan yang akan menguji aspek transparansi dan akuntabilitas.
Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, menyampaikan arahannya dan menekankan bahwa proses audit bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian penting dalam memastikan tata kelola keuangan berjalan sesuai aturan.jelasnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa catatan dari pemeriksaan sebelumnya harus segera ditindaklanjuti, bukan diabaikan. Menurutnya, setiap temuan merupakan indikator perbaikan, bukan untuk diperdebatkan tanpa solusi.
“kembali Hj Maya mengingatkan kepada seluruh peserta rapat jangan anggap ini formalitas, Setiap kekurangan harus dijawab dengan langkah perbaikan yang konkret,” ujarnya.
Selain itu Bupati juga menyoroti tiga hal utama yang harus menjadi perhatian seluruh OPD, selama proses pemeriksaan, untuk keabsahan data, integritas dalam penyusunan laporan, serta keterbukaan terhadap tim auditor. Ia meminta seluruh jajaran tidak bersikap defensif atau menutup-nutupi informasi.
“perlu diingat ini bukan hanya soal administrasi, tetapi menyangkut kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tegasnya.
Selanjutnya penyampaian dari Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari mandat konstitusi untuk memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan transparan dan akuntabel.
Menurutnya, proses audit akan mencakup pengujian dokumen, analisis laporan, hingga evaluasi terhadap potensi penyimpangan. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dari seluruh perangkat daerah agar proses pemeriksaan berjalan efektif.
Pemriksaan dimulai dengan tahap, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang saat ini menghadapi ujian penting dalam membuktikan komitmen terhadap tata kelola keuangan yang bersih dan profesional.(moy).
Editor: Admin/Red
