Tim Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Berhasil Mengungkap Peredaran Narkoba Jaringan Nasional dan Antar Provinsi
R.Prapat, Gelorakyat-News.Com
Peredaran Narkoba diduga sabu dan pil Estasi antar Provinsi berhasil di gagalkan oleh Tim Satresnarkoba polres Labuhanbatu di bawah pimpinan Kasat Narkoba AkP Hardiyanto ,SH.MH, dengan. Menangkap 2 orang yaitu pria dan wanita, penangkapan terhadi di Jalinsum, tepatnya di pusat kota Aek Kanopan jalan Sudirman, Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) pada Senin, pukul 12.00 wib. (02/03/2026).Saat di lakukan penangkapan pelaku berada di dalam mobil City warna hitam dengan BK 1238 AFM,dan di lanjutkan pemeriksaan ternyata di dalam bagasi mobil terdapat karung yang berisikan 30 bungkus kemasan teh cina yang bermerek “DAGUANYIN” setelah itu barang tersebut di timbang ternyata berat barang 31.5 kg Brutto,dan juga di dapatkan 6 bungkus pil Estasi dengan jumlah butirnya sebanyak 30.000 butir .
Peredaran barang ini yang di duga Narkoba jenis sabu dan Pil Estasi, merupakan Peredaran melalui jaringan Masional yaitu barang tersebut di dapatkan dari Malaysia masuk ke Indonesia, melalui perairan Tanjung Balai, dan selanjutnya barang tersebut akan di bawak ke Jambi yang juga merupakan Peredaran melalui jaringan antar Provinsi, menurut keterangan dari Kapolres Labuhanbatu SKBP .Wahyu Endrajaya, S.I.K ,M.Si.
Kapolres labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya.S.I.K.M.Si juga menjelaskan tentang keberhasilan Tim Satresnarkoba polres Labuhanbatu yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba AKP Hardiyanto ,SH.MH, dan ia juga mengatakan pengungkapan ini merupakan pengungkapan paling besar di polres Labuhanbatu, dan ini juga merupakan bentuk kerja yang telah menyelamatkan generasi bangsa sebanyak 315,000 jiwa , apabilah 1 setiap 1 gramnya dikonsumsi 10 orang, jelas kapolres.
Sedangkan untuk estasi , di estimasi 1 orang 2 butir kini dapat menyelamatkan 15000 jiwa, dan terakhir Kapolres AKBP Wahyu Endrajaya.S.I.K.M.Si mengatakan dari hasil penangkapan ini apabilah di nilai ekonomisnya adalah 39 Milyar.
Selanjutnya Kasat Lantas menjelaskan kronologis penangkapan yang terjadi di jalinsum, Kabupaten Labuhan batu utara, yang penangkapan dari dalam mobil city warna hitam BK 1238 AFM, yaitu dua orang yang menyebut dirinya hanya kurir , yaitu seorang laki – laki berinisial B.S. alias E (25), seorang pria asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, dan A.O. (24), perempuan asal Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Setelah selesainya penjelasan tentang pengungkapan Diduga Narkoba dengan berat 31,5 kg brutto dan Pil Estasi sebanyak 30.000 butir ,selanjutnya ucapan terimah kasih Afresiasi dari Ketua MUI Labuhanbatu Ustadz H.Hamid Zaid Hsb, mengatakan kita dari warga Labuhanbatu mengucapakan terimah kasih kepada Kapolres Labuhanbatu yang baru saja menjabat 2 bulan sudah dapat mengungkap Peredaran Narkoba sebesar ini. tegas Ustadz Hamid Zaid.
Begitu juga dengan Ketua FKUB Labuhanbatu Galih Orlando mengatakan hal yang sama di mana ucapan terimah kasih kepada Kapolres Labuhanbatu yang telah menunjukan keberhasilannya mengungkap Peredaran terbesar yaitu jaringan nasional antar negara hingga jaringan provinsi dengan menangkap diduga Narkoba dan estasi yang besar, ucapan terimah kasih ini juga sampaikan kepada Kasat Narkoba Labuhanbatu beserta jajarannya. (MOY). Editor : Admin/Red
