Sekdakab Labuhanbatu Ir Hasan Heri Rambe Mengumpulkan Para Pengelolah Dapur SPPG Untuk Berdiskusi
keterangan fhoto : Sekda Labuahanbatu Ir Hasan Heri Rambe Bersama Para pengelola para pengelola dapur di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sedang melakukan rapat Evaluasi dan koordinasi
Rantauprapat,Gelorakyat,news.com
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu semakin mempertegas komitmennya dalam menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG), ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu, Ir. Hasan Heri Rambe, yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas MBG, pada Selasa siang (20/01/2026).
Dengan cara mengumpulkan seluruh para pengelola dapur di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melakukan diskusi secara terbuka tentang tantangan yang akan dihadapi di lapangan.
Pertemuan Diskusi berlangsung di Ruang Data dan Karya, Komplek Kantor Bupati Labuhanbatu, dihadiri jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, Kepala SPPG, serta ketua yayasan pengelola dapur, Suasana rapat hangat dan penuh kebersamaan, bukan sekadar formalitas.
Dalam kesempatan itu, Sekda Hasan Heri Rambe menekankan bahwa evaluasi MBG bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan makanan yang disalurkan aman dan bermanfaat, terutama bagi anak-anak.
“Mengingat program MBG ini sifatnya langsung menyentuh kehidupan masyarakat, dan di balik setiap porsi makanan, ada harapan orang tua dan masa depan anak-anak yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Sekda menambahkan, beberapa hal yang masih perlu diperbaiki meliputi kelengkapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sertifikat halal, izin kualitas air, dan izin pengelolaan limbah Persyaratan ini, menurut Sekda, bukan sekadar administrasi, tetapi jaminan bahwa makanan yang diterima aman, bersih, dan layak konsumsi.
Kembali Sekda menekankan pengawasan harus berkelanjutan dan dilakukan dengan cara yang manusiawi, sanksi akan diberikan secara bertahap jika ada pelanggaran, dan disertai pembinaan agar seluruh dapur memenuhi standar yang ditetapkan.
“Harapan kita bersama dan keinginan kita semua dapur terlihat tumbuh bersama, serta bersih , untuk Proses percepatan izin tetap didorong, tapi harus sesuai prosedur demi melindungi kesehatan masyarakat,” tambah sekda yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas MBG Hasan Heri Rambe.
Lanjut Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Labuhanbatu, Prisila Dinanti, juga melaporkan, saat ini terdapat 12 dapur SPPG yang telah beroperasi, melayani masyarakat di berbagai wilayah. Para pengelola yayasan juga berkomitmen untuk terus berbenah dan memberikan layanan yang berkualitas.
Rapat evaluasi ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima, tetapi dari kualitas pelayanan dan kepedulian semua pihak dalam menjaga kesehatan generasi muda Labuhanbatu.(moy).
Editor : Admin/Red
